GreenClean.id – Vacuum cleaner adalah sebuah alat yang menggunakan pompa udara untuk menyedot debu dan kotoran. Penemuan alat penyedot debu terinspirasi dari cara membersihkan debu pada lantai atau karpet. Dahulu untuk membersihkan debu pada lantai menggunakan sapu dan untuk karpet menggunakan pengocok karpet yang banyak digunakan sekitar tahun 1800-an. Pada penggunaan alat ini tidak dapat sepenuhnya menghilangkan debu. Karena debu akan beterbangan dan menempel kembali bahkan dapat diisap oleh manusia.

Semakin berkembangnya jaman semua orang pasti berfikir untuk menemukan alat yang ideal untuk membersihkan debu. Namun dulu yang ditemukan yaitu berupa alat untuk meniup debu kemudian memurnikannya kembali menjadi penyedot debu. Dan begitu seterusnya hingga sekarang penyedot debu terus berkembang dan memiliki banyak macam dan bentuknya. Untuk lebih jelasnya mengenai sejarah penyedot debu silahkan baca uraian dibawah ini. Penyedot debu berevolusi dari penyapu karpet menjadi penyedot debu manual.

Sudah Pernah Tau Bagaimana Sejarah Mesin Vacuum Cleaner

Pada tahun 1860-an model manual pertama memakai bellow. Model bermotor pertama kali tiba pada awal abad ke-20. Daniel Hess dari West Union di tahun 1860 akhirnya menemukan penyedot debu yang disebut sebagai penyapu karpet. Alat yang ditemukannya memiliki sikat yang dapat berputar seperti penyapu karpet tradisional. Alat ini juga memiliki mekanisme yang rumit untuk menyedot debu dan kotoran. Pada 10 Juli 1860 Hess menerima paten (US No. 29.077) untuk penemuannya.

  • Ives W. McGaffey

Penyedot debu pertama yang menggunakan prinsip vakum adalah “Angin Puyuh”, ditemukan di Chicago pada tahun 1868 oleh Ives W. McGaffey. Mesinnya ringan dan kompak, tetapi sulit dioperasikan karena saat mendorong alat. Pihak lain harus memutar engkol untuk pengoperasian penuh. Lalu McGaffey meminta bantuan dari perusahaan pembersih karpet American yaitu Co Boston . dia meminta tolong untuk dapat memasarkannya kepada publik. McGaffey hanyalah salah satu dari banyak penemu di abad ke-19 di Amerika Serikat dan Eropa yang merancang penyedot debu manual. Diaa memperoleh paten (US No 91.145) pada 8 Juni 1869.

  • Melville Bissell

Pada tahun 1876, Melville R. Bissell dari Grand Rapids, Michigan, menciptakan penyapu bertekanan kuat. Alat tersebut diberikan kepada istrinya Anna Sutherland Bissell untuk membersihkan serbuk gergaji pada karpet. Melville meninggal pada tahun 1889 tak lama setelah penyapu karpet Bissell lahir. Anna mengambil alih perusahaan dan menjadi salah satu pengusaha paling kuat di masanya. Perusahaan ini lalu menambah koleksi produksinya dengan menghadirkan penyedot debu portabel.

  • John S. Thurman

Pada tanggal 14 November 1898, John S. Thurman dari St. Louis, Missouri, mengajukan hak paten untuk “perenovasi karpet pneumatik”. Ini dikeluarkan pada tanggal 3 Oktober 1899. Thurman menciptakan pembersih bertenaga bensin untuk General Air Compressed Company. Dalam sebuah iklan di surat kabar St Louis Dispatch Thurman menawarkan penemuannya tentang sistem kuda (yang bergerak dari pintu ke pintu). Dia menawarkan layanan pembersihan dengan harga $ 4 per kunjungan. Pada tahun 1906, Thurman menawarkan sistem pembersihan terpusat bawaan yang menggunakan udara bertekanan. Tetapi debu yang dibersihkan tidak tersangkut di suatu tempat. Mesin Thurman terkadang dianggap sebagai penyedot debu pertama. Tetapi debu yang tertiup ke dalam wadah bukannya tersedot, tidak seperti mesin penyedot saat ini. Hakim Augustus memutuskan bahwa Thurman terlihat tidak berusaha merancang penyedot debu atau memahami proses pembersihan vakum.

  • Cecil Booth

Pada tahun 1901, Hubert Cecil Booth Inggris memiliki klaim kuat untuk membuat penyedot debu bermotor. Tahun itu dia menghadiri “demonstrasi mesin Amerika oleh penemunya” di Imperial Music Hall di London. Pernah dipamerkan sebuah mesin yang tidak dinamai namun menurut Booth mesin itu mirip dengan desain Thurman. Booth menyaksikan demonstrasi alat yang meniup debu dari kursi dan dia berpikir untuk membuat mesin yang bisa menyedot debu daripada meniupnya. Dia menguji idenya dengan meletakkan sapu tangan di atas kursi kursi restoran. Lalu ia menempelkan mulutnya pada sapu tangan untuk menyedot debu sebanyak mungkin ke dalam sapu tangan tersebut.

Setelah melihat debu dan kotoran terkumpul di bawah sapu tangan, dia menyadari bahwa ide itu bisa terwujud. Booth menciptakan perangkat hisap debut besar yang digerakkan oleh mesin pembakaran internal kemudian digerakkan oleh motor listrik. Dijuluki “Puffing Billy”, mesin yang diciptakannya pertama kali berjalan dengan bahan bakar bensin, alat ini bekerja dengan cara menarik udara menggunakan pompa piston melalui kain saringan. Alat ini tidak menggunakan sapu sikat untuk menghilangkan debu karena semua pembersihan dilakukan dengan penyedotan dalam tabung panjang dengan ujung nosel.

Awalnya Booth tidak mau menjual mesinnya, melainkan menjual jasa kebersihan. Van dari perusahaan British Vacuum Cleaning (BVCC) yang berwarna merah cerah ini memiliki operator berseragam yang akan membawa selang dari van ke jendela gedung untuk menjangkau semua ruangan di dalamnya. Booth mendapat banyak keluhan dari masyarakat atas suara berisik dari mesin penyedot debu miliknya dan bahkan didenda karena peralatan menakutkan yang dimilikinya. Akhirnya mendapatkan segel persetujuan kerajaan.

Penyedot debu bermotor Booth ini dulu dipakai untuk membersihkan karpet di Westminster Abbey. Ini dilakukan sebelum penobatan Raja Edward VII pada tahun 1901. Booth menerima paten pertamanya pada 18 Februari dan 30 Agustus 1901. Booth lalu memulai Perusahaan Vacuum Cleaner di Inggris dan menyempurnakan penemuannya secara berlanjut. Perusahaan Booth tersebut masih berjalan hingga sekarang dengan nama BVC. Selanjutnya penyedot debu telah banyak mengalami perubahan dan inovasi oleh para ahli dan telah berkembang menjadi alat yang sangat nyaman dan mudah digunakan untuk berbagai keperluan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *