Berita Terbaru Entertainment Baru-baru ini kabar tidak mengenakkan datang dari aktris cantik Han So Hee . Belum lama ini terungkap bahwa ibunya terlibat dalam kasus penggelapan sejumlah uang.Kasus ini bermula saat viralnya curhatan seorang korban dari penipuan ibu Han So Hee berinisial A di situs online Korea. Sembari mengunggah bukti bukti percakapannya dengan ibu Han So Hee, A mengaku sudah tertipu hingga 10 juta Won atau setara dengan Rp 123 juta.

Penipuan ini bermula saat ibu Han So Hee kala itu menjadi pemimpin dalam tabungan koperasi. Anggota kelompok simpanan koperasi diwajibkan untuk membayar cicilan bulanan ke dana pusat. Para anggota dijanjikan nantinya akan menerima kembali dana dalam jumlah yang besar secara bergilir.A mengatakan dari Oktober 2015 hingga Agustus 2016, ia memberikan iuran sebesar 2.450.000 Won (Rp 30 juta) tiap bulan ke ibunya Han So Hee. Namun ketika ia seharunya mendapatkan semua uang yang disimpannya itu pada September 2016, ibu Han So Hee justru menghilang.

Tak terima, A pun mengancam ibu Han So Hee akan melaporkan kasus ini ke polisi. Akhirnya ibu Han So Hee pun minta maaf karena uang yang disetorkan selama ini ternyata tak sampai ke kantor pusat akibat habis digunakannya.Mengetahui hal ini A pun marah karena uang yang dikumpulkannya dengan susah payah kini habis begitu saja. Ia pun meminta ibu Han So Hee untuk membayarnya tiap bulan demi mengganti semua uang yang telah disetornya selama ini.

 

Kabar Kurang Mengenakkan Menimpa Nama Baik Han So Hee

 

 

Tetapi selama empat tahun terakhir, uang yang seharusnya diterima oleh A tak kunjung terkumpulkan. Ini membuat dirinya makin kesal. Usai Han So Hee meraih kesuksesan berkat drama ‘The World of The Married’ populer, A pun kembali mencari ibu dari aktris berusia 25 tahun itu. Namun ibu Han So Hee mengaku sudah lama tak berkomunikasi dengan putrinya itu.

Dalam isi chat yang diunggah A tersebut, ibu Han So Hee mengaku putrinya itu sering ditelpon oleh penagih utan sehingga mereka tak berkomunikasi lagi. Sang ibu juga berjanji untuk melunasi semua utang-utangnya sendiri tanpa melibatkan Han So Hee.

“Aku akan menggunakan uang itu untuk mengejar impian. Hidupku hancur berantakan. Aku bahkan tidak ingin uangnya kembali sekarang. Aku hanya ingin ibu Han So Hee dihukum atas apa yang dia lakukan. Setiap kali aku melihat Han So Hee di televisi, aku menjadi sangat marah. Aku tidak habis pikir sampai dimana dia menggunakan uangku. Padahal aku sedang merasa kacau tapi dia ada di TV, meskipun ibunya adalah penipu,” kata A seperti melansir Soompi.

Merespons hal ini, Han So Hee pun akhirnya buka suara. Melalui blog resminya, ia pun meminta maaf dan menuliskan surat. Berikut ini isi suratnya :

“Halo, ini Lee So Hee (nama aslinya).

Pertama, meskipun tidak ingin memahami semuanya, aku ingin meminta maaf kepada para korban yang menulis cerita mereka sambil merasa seperti sedang berdiri di tepi tebing. Aku merasa saat ini mereka sedang berada dalam kondisi di mana aku enggak bisa mengatakan apa pun untuk menghibur mereka.

Aku juga dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang dibuat tidak nyaman atau terluka melalui insiden ini. Aku sangat menyesal. Aku menanggung rasa malu dan menulis ini dengan harapan bahwa korban lain tidak akan muncul. Ketika aku berusia sekitar lima tahun, orang tuaku bercerai dan aku dibesarkan oleh nenek saya. Ketika SMA, aku pindah sekolah ke Ulsan, tempat ibuku tinggal. Tapi saat itu aku masih tinggal dengan nenekku. Setelah lulus, aku pindah ke Seoul dan mulai mengejar karierku saat ini.

Meski sudah lama enggak berkomunikasi dengan ibuku, aku besar dan mulai mengerti mengenai semua utang-utangnya di usai 20 tahun. Karena ibuku adalah putri dari wanita yang membesarkan (neneknya), dan karena tugas moral hubungan orang tua-anak, aku membayar utang ibuku sebanyak yang aku bisa sebelum melakukan debut.Setelah aku debut, berbagai debitur pun mulai menghubungiku. Aku mengetahui kalau dia (ibunya) memiliki lebih banyak utang yang belum dibayar serta pinjaman atas namaku. Aku juga baru tahu kalau dia telah memasukkan namaku di dokumen utang tanpa sepengetahuanku. Namaku terseret dalam utang yang begitu besar sehingga saya tidak bisa menanganinya.

Aku masih sangat muda pada saat itu, dan melalui pemikiranku yang belum dewasa, satu-satunya solusi yang terpikirkanku adalah membayar utangnya. Namun, aku pikir itu penyebab makin banyaknya korban. Aku minta maaf. Terakhir, aku ingin menundukkan kepala dan meminta maaf sekali lagi kepada para korban dan mereka yang terluka oleh cobaan ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *